Tampilkan postingan dengan label klipping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label klipping. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 September 2008

Al Quran dan Al Hadits Dasari Ajaran LDII

Kamis, 08 November 2007 08:14

Kapanlagi.com
- Ajaran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bersumber dari Al Quran dan Al Hadits serta tafsir-tafsir yang diakui di kalangan umat Islam Indonesia.

Wakil Ketua LDII Provinsi Jambi, Luluk Miftahuddin, ST dalam pernyataan tertulisnya, menegaskan ajaran LDII bersumber dari Al Quran dan Al Hadits serta tafsir-tafsir yang diakui di kalangan umat Islam Indonesia.

"Tidak benar bahwa LDII menganut ajaran Islam Jam`iyah, apabila di Jambi atau wilayah manapun terdapat ajaran Islam Jam`iyah itu bukan merupakan ajaran LDII," tegas Luluk dalam surat sanggahannya yang juga ditandatangani Rahmat Nuruddin, S.Kom selaku sekretaris LDII Jambi.

Penegasan itu disampaikan pengurus LDII Jambi tersebut, karena dalam pemberitaan sebelumnya Ketua MUI Jambi Prof DR Sulaiman Abdullah menyebutkan LDII menganut paham Islam Jam`iyah, padahal itu tidak benar.

LDII Provinsi Jambi telah menjalin hubungan baik dengan MUI Provinsi Jambi maupun dengan instansi pemerintah dan ormas lainnya, dan tempat ibadah yang mereka miliki juga terbuka untuk umum.

Selain itu LDII juga mempunyai banyak aktivitas serta kegiatan termasuk pengajian yang sifatnya terbuka. (*/boo)

Sumber : Kapan Lagi

Kamis, 25 September 2008

Cari Lailatul Qadar, Umat Islam I`tikaf di Banda Aceh

22/09/08 00:56

Banda Aceh (ANTARA News) - Umat Islam di Kota Banda Aceh melakukan I`tikaf (berdiam) di masjid-masjid untuk mencari "Lailatur Qadar" mulai malam 21 hingga 30 Ramadhan 1429 Hijriah.

Informasi yang diperoleh ANTARA, Minggu, kegiatan hari pertama di 10 hari terakhir Ramadhan itu diprakarsai para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan remaja masjid setempat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Masjid Al-Falah Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Masjid Teuku Umar, Kecamatan banda Raya, dan Masjid Al-Furqan, Kecamatan Kuta Alam.

Selain di Banda Aceh, juga ada kegiatan yang sama di Masjid Ajun dan Keutapang II Kecamatan Baitussalam dan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan yang sama juga berlangsung di Masjid Al-Mukmin, Peurada Utama, yang diselenggarakan oleh DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Banda Aceh.

Wakil Sekretaris Umum DPW PKS Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD), Nasrul Wahdi menyatakan, kegiatan i`tikaf hampir setiap tahun dikerjakan pada 10 malam terakhir bulan suci Ramadhan.

I`tikaf tidak saja dilakukan pada malam hari, tapi juga siang hari, sehingga para peserta yang sebagian besar laki-laki itu tidak pulang.

"Jadi, selama 10 hari terakhir mereka beribadah penuh," ujarnya.

Kegiatan i`tikaf diisi dengan berbagai kegiatan pengajian dan ceramah agama. Khusus pada malam hari ditambah dengan shalat malam dengan mengkatamkan tiga juz Al-Quran.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Banda Aceh, H. Zeini, SE. Ak menyatakan, kegiatan i`tikaf di Masjid Al Mukmin hanya pada malam hari pada 10 hari terakhir, mulai shalat Isya sampai waktu sahur.

Kegiatan i'tikaf diisi dengan pengajian Al-Qur'an dan Hadist kemudian ditambah dengan nasehat agama, katanya.

Zeini mengemukakan kegiatan i`tikaf sudah menjadi kebiasaan warga LDII untuk mencari Lailatul Qadar, karena keutamaannya sangat besar, yakni lebih baik dari pada ibadah 1.000 bulan. (*)


Sumber : Antara

Ormas Islam LDII Kutuk Serangan Bom Pakistan

21/09/08 14:11

Jakarta (ANTARA News) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Da`wah Islam Indonesia (LDII) mengutuk mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Islamabad, Pakistan, Sabtu (20/9), yang menewaskan lebih dari 40 orang.

"Ini bulan puasa, seharusnya pelaku peledakan bom tersebut juga menghormatinya, dan tidak melakukan tindakan yang memakan korban jiwa. Ini jelas bukan tindakan seorang muslim," tegas Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo di Jakarta, Minggu.

Bom bunuh diri yang berasal dari sebuah truk telah menyerang Hotel Marriott di Islamabad menewaskan sedikitnya 43 orang, melukai sekitar 250 orang dan sejumlah bangunan dekat hotel terbakar.

Serangan bom bunuh diri itu terjadi beberapa jam setelah Presiden baru Pakistan Asif Ali Zardari, duda mantan perdana menteri Benazir Bhutto yang juga dibunuh, menyampaikan pidato pertamanya di parlemen yang terletak beberapa ratus meter dari ledakan tersebut.

Hotel Marriott yang dijaga ketat itu adalah salah satu dari jaringan hotel internasional asal AS yang populer di kalangan orang asing, diplomat dan orang-orang kaya Pakistan.

LDII dan sejumlah ormas Islam mensinyalir ada pihak asing yang mencoba mengganggu kerukunan antarumat beragama, terutama antara kaum muslim dan non muslim dunia.

"Kita mengimbau umat beragama di Indonesia agar bersatu sehingga tidak dapat diadu domba, serta menghindarkan tindak kekerasan seperti yang terjadi di pakistan," kata Prasetyo.

Masjid-masjid seluruh Indonesia diharapkan melakukan Salat Gaib untuk mendoakan para korban ledakan bom di Pakistan.

"Pada hari yang baik ini, Ormas Islam akan melakukan Salat Gaib bersama untuk arwah korban ledakan dan doa untuk keselamatan bangsa agar terhindar dari berbagai peristiwa yang memakan korban jiwa," katanya.

Sebagai bangsa dengan umat Islam yang besar, rakyat Indonesia dapat mencontoh akhlak Nabi Muhamamad bahwa Islam merupakan agama yang damai dan tidak mengenal kekerasan. (*)

Sumber : Antara