Tampilkan postingan dengan label Warga LDII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warga LDII. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2008

Komandan Kodim Menghadiri Pengajian LDII Jember

Pada saat pengajian umum warga LDII di Masjid Al-Mansyurin Kec. Patrang Kab. Jember, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf. Seno Aji, berkesempatan mengikuti pengajian Al-Qur’an yang dipandu Ustad Abdul Syukur Taufiq.


Dalam sambutannya beliau mengungkapkan, “Makna Al-Qur’an yang disampaikan Ustad Abdul Syukur, menambah keyakinan saya, bahwa kan­dungan Al-Qur’an penuh rahmat. Untuk itu mari kita tingkatkan harmonitas sosial dan kerjasama sesama ormas Islam, agar generasi muda Indonesia memiliki semangat juang dan semangat persatuan seperti para pahlawan kita dulu” . Dalam acara itu Seno Aji sekaligus berpamitan kepada warga setempat karena mendapat amanah baru di Mabes Angkatan Darat.

Acara I’tikaf dan Sahur Bersama Muda-Mudi PAC LDII Kramatwatu


Kramatwatu : 29 September 2008 Jam 00.00 dini hari melakukan acara i’tikaf dan sahur bersama. Di hadiri oleh Ketua PAC LDII Kramat yaitu Bpk. H. Unasa beserta tokoh ulama setempat dan sekitar 50 Muda-Mudi Kramatwatu, acara ini bertujuan guna meningkatkan keakraban, kekompakan sesama pemuda dan pemudi dilingkungan PAC LDII Kramatwatu, tahun lalu pemuda-pemudi kramatwatu mengadakan Buka Puasa bersama tapi kali ini biar berkesan di bulan Romadhon maka diadakan acara semacam ini.

Menurut Bpk H. Unasa Ketua PAC LDII Kramatwatu mengatakan “kegiatan ini semestinya menjadi ajang para pemuda-pemudi untuk lebih belajar mendewasakan diri dalam bersikap karna adik-adik disini akan meneruskan generasi bapak-bapak yang akan datang, dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlanjut terus dan memberi tambahan acara-acara lagi biar lebih kompak”.

DPD LDII Provinsi Banten Bekerjasama Dengan SENKOM Mitra Polri Provinsi Banten Membentuk Posko Mudik Lebaran 1429 H/2008


Sebagai bentuk rasa simpatik terhadap para pemudik lebaran, DPD LDII Provinsi Banten membentuk Posko Mudik Lebaran 1429 H/2008 M, untuk tahun ini DPD LDII Provinsi Banten bekerjasama dengan SENKOM Mitra Polri Provinsi Banten, ada nya kerjasama ini dapat memaksimalkan layanan kepada para pemudik, karena posko ini dilengkapi dengan sarana komunikasi radio.

Lokasi posko ini berada di depan Terminal terpadu pelabuhan Merak yang baru. Posko ini akan beroperasi mulai H-3 hingga H+2, posko ini selain dilengkapi sarana telekomunikasi radio milik SENKOM Mitra Polri Provinsi Banten juga dilengkapi tempat istirahat, mushola, dan takjil sederhana. Selain itu anggota SENKOM Mitra Polri juga turut membantu pihak keamanan mengatasi kemacetan yang terjadi di pelabuhan merak.

"Pembentukan posko ini sebagai bentuk kepedulian LDII terhadap masyarakat terutama para pemudik lebaran yang melalui pelabuhan Merak, selain itu posko ini termasuk dari rangkai 70 posko yang didirikan oleh LDII dari mulai Lampung sampai dengan Bali" Ujar Bapak Budi Hartono Ketua DPD LDII Provinsi Banten disela-sela persiapan posko. "Diharapkan posko ini dapat membantu para pemudik untuk menghilangkan kelelahan atau untuk sholat" Tambah Bapak Sumarno Ketua SENKOM Mitra Polri Provinsi Banten. (AB)

LDII Adakan I'tikaf Bersama di Masjid Al-Bina Jakarta


Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar itikaf akbar yang berlangsung di Masjid Al-bina, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan pada Minggu malam 21 September kemarin. Acara ini dihadiri ribuan orang hingga masjid serta pelatarannya penuh sesak. Hadir dalam i’tikaf bersama ini adalah beberapa ormas, perwakilan dari Depag, perwakilan dari MUI Pusat, para penulis buku “LDII After New Paradigm” dan beberapa undangan lainnya.

Acara dengan tajuk “Dengan I’tikaf Kita Membangun Akhlaq Bangsa” ini dimulai setelah sholat tarwih dan selesai sampai waktu sahur. Tujuan digelarnya i’tikaf bersama ini antara lain adalah untuk memanjatkan doa bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Seperti permasalahan kemiskinan hingga masalah kemaksiatan. Acara ini juga sebagai upaya menghidupkan sunah nabi pada 10 malam terakhir Ramadan. Pada acara i’tikaf ini juga diselingi pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu di Jakarta.

Untuk mendukung mudik Lebaran tahun ini, LDII menyatakan juga akan menggelar aksi simpatik dengan mendirikan 30 posko mudik di sepanjang Pulau Jawa dan Sumatra.

Jumat, 26 September 2008

Suryo Agung Wibowo : Puasa Bentuk Tubuh Jadi Ringan

Image
Tak ada halangan bagi seseorang untuk tidak berpuasa, termasuk bagi seorang atlet seperti Suryo Agung Wibowo, sprinter andalan Indonesia. Meski tetap menahan lapar dan haus, Suryo juga konsisten berlatih rutin lari.'

'Tubuh saya kian ringan dan lari menjadi lebih cepat,'' ujar peraih medali emas lari 100 dan 200 meter SEA Games 2007 kepada Republika, Senin (15/9).


Diakuinya, berpuasa dengan tetap harus melakukan latihan memang terasa berat. Namun, jika itu dilakukan secara ikhlas dan menjadi kebiasaan, rasa haus dan lapar tak akan terasa.

Untuk membunuh rasa ingin mereguk air mineral, Suryo harus melawan ilusinya itu dengan semangat tinggi. Hal itu, katanya, terasa saat cuaca panas dan tenggorokan terasa kering.

Pria kelahiran Solo, 8 Oktober 1983, ini menyatakan dalam berpuasa ini porsi latihannya berkurang dibanding hari biasa. Pada hari biasa dia harus rutin berlatih pagi dan sore. Tapi, di bulan puasa ini hanya dilakukan pada sore hari antara pukul 16.00-17.00 WIB.

Pengurangan porsi latihan ini juga atas izin dari pelatihnya, Robert Balat. Sebelumnya, pelatih asal Australia itu menghendaki dirinya tetap berlatih seperti biasa, yakni pagi dan sore. Tapi, Balat akhirnya menyadari setelah melihat Suryo menjalani ibadah puasa itu.

''Kebetulan sekarang tidak ada even besar sehingga latihan saya berkurang. Meski begitu, saya tetap menjaga kondisi dengan sedikit latihan ringan,'' lanjutnya.

Prestasi Suryo Agung di jalur atletik dibuktikan dengan keberhasilannya menembus medali emas SEA Games untuk lari 100 meter dengan kecepatan 10,25 detik. Prestasi itu sekaligus memecahkan rekor dan dengan kecepatan itu menjadikan Suryo masuk atlet Olimpiade Beijing 2008.

Sayang di Beijing Suryo tidak bisa berbuat banyak. Persaingan lari cepat di jajaran dunia saat ini rata-rata ditempuh dengan catatan waktu di bawah 10 detik. Akhirnya, Suryo hanya berhasil lari dengan kecepatatan 10,40 detik.

Suryo menambahkan, agar tubuh tetap fit dalam berpuasa yang harus diperhatikan adalah makanan yang mengandung protein tinggi. Itu, katanya, dilahapnya saat berbuka dan sahur. Bila perlu menambah kebutuhan vitamin dengan mengonsumsi makanan tambahan.

Supaya lebih khusuk dalam menjalani ibadah puasa ini, Suryo memilih pulang kampung di Solo, Jawa Tengah. Dengan berkumpul bersama keluarga inilah Suryo semakin merasakan nikmatnya berpuasa dekat dengan orang tua dan keluarga. Apalagi, ia bisa menjalani shalat tarawih bersama.

''Saya pernah sekali tidak berpuasa karena harus ikut Thailand Open tahun 2007. Rasanya sangat menyesal sekali. Tapi bagaimana lagi, ketika itu saya harus membuktikan yang terbaik. Di situlah terasakan makna lomba di bawah terik matahari,'' tambahnya. lhk

Sumber Foto : www.alief.wordpress.com